Mengenal Jenis Tanaman Hias Scindapsus Pictus

Pada tahun 2021 ini, kegiatan berkebun tengah tren. Banyak orang mulai menyukai aktivitas ini. Selain itu, kamu juga bisa memilih satu dari sekian banyak jenis tanaman hias. Salah satunya Scindapsus Pictus.

Apa itu Scindapsus Pictus? Macam-macam jenis tanaman hias Scindapsus pictus apa saja? Bagaimana perawatannya?

Apa Itu Scindapsus Pictus?

Tanaman rambat dengan nama latin Scindapsus pictus ini memiliki nama lain satin silver pothos, silver vine, dan satin pothos.

Silver vine ini masuk ke dalam genus Scindapsus dengan famili Araceae. Tanaman yang asli dari Asia ini mampu hidup subur pada iklim sedang.

Tumbuhan tropis ini mempunyai ciri khas daun lonjong berbentuk hati dan berwarna hijau matte dengan corak berwarna silver atau putih berkilau. Bunganya kecil dan memiliki batang yang panjang.

Di habitat aslinya, tanaman ini bisa merambat pada pohon lain hingga tiga meter. Sedangkan dalam ruangan, tanaman ini maksimal bisa tumbuh memanjang sampai satu meter saja.

Selain memikat mata, tanaman hias rambat ini sangat mudah untuk merawatnya.

Kamu bisa menanam satin pothos ini di keranjang gantung atau pot dengan turus sebagai media rambatannya.

Banyak yang menyangka bahwa Silver vine atau anggur perak ini sama dengan Philodendron silver. Padahal keduanya berbeda.

Nama botani dari “pictus” sendiri memiliki arti “lukisan” dan ini mengacu pada corak silver pada daunnya. Coraknya sendiri mirip seperti terpercik cat.

Jenis Scindapsus Pictus

Scindapsus pictus memiliki tiga variasi yang bisa kamu pilih. Variasi jenis ini berdasarkan corak silver yang ada pada daunnya.

Scindapsus Pictus Argyraeus

Pertama, Argyraeus Satin pothos yang memiliki corak perak tidak terlalu padat, bisa dibilang jarang coraknya.

Artikel Terkait:  Philodendron Brasil vs Philodendron Gabby

Scindapsus Pictus Exotica

Yang kedua, Exotica yang coraknya lebih banyak dari Argyraeus. Meski marking-nya cukup berat, corak dari jenis ini lebih mudah dikenali karena begitu kentara dan benar-benar terlihat seperti percikan warna silver.

Scindapsus Pictus Silver Yann

Terakhir, dengan daunnya yang berwarna perak.

Cara Merawat Scindapsus pictus

Meskipun perawatannya terbilang mudah bukan berarti kamu bisa sembarangannya merawatnya.

Agar tanamanmu tumbuh subur dan sehat, perhatikan tata cara merawat Scindapsus pictus di bawah ini.

Penyiraman Tanaman

Kamu hanya boleh menyiramnya apabila tanahnya sudah kering. Untuk mengujinya, tekan jarimu pada tanah.

Apabila hasilnya jari lembab, itu artinya tanamanmu tidak membutuhkan air untuk saat ini. Biarkan beberapa hari baru kamu cek lagi. Lakukan pengecekan secara rutin. Agar tanaman tidak kekurangan air.

Kebutuhan airnya sendiri berbeda-beda. Di musim hujan, Satin pothos tidak begitu membutuhkan penyiraman. Kamu bisa menyiramnya sekali seminggu.

Berbeda pada saat musim panas, karena pada musim kemarau ia mengkonsumsi lebih banyak air sehingga kamu perlu rajin menyiraminya.

Di sisi lain, kamu juga bisa melihat tanah yang dekat dengan lubang drainase. Apabila tanah di sana lembab, kamu tidak perlu menyiramnya.

Kebutuhan penyiraman sendiri juga bisa terpengaruhi oleh pemakaian pot. Pot dari plastik dan keramik cukup mampu menghemat penguapan air. Berbeda dengan pot terakota. Oleh sebab itu, kamu perlu memilih pot yang tepat sebagai media tanamnya.

Selain itu, ada juga tanahnya. Apabila komposisinya bagus bisa membantu hidrasi tanaman makin baik, pun sebaliknya.

Penerangan

Scindapsus pictus termasuk dalam tanaman hias indoor sehingga ia tidak bisa kamu tempatkan langsung terkena cahaya matahari.

Karena sinar matahari langsung mampu mengubah variegasi warnanya hingga kurang cantik tampilannya.

Untuk peletakannya, bisa kamu letakkan di jendela atau di ruangan yang tidak terkena sinar matahari langsung. Namun, satin tetap mendapatkan cahaya yang ia butuhkan.

Artikel Terkait:  Rekomendasi Tanaman Merambat Sekaligus Berinvestasi

Media Tanam

Satin perlu campuran tanah yang bagus untuk kualitas hidrasinya. Selain itu, drainase yang baik akan mematikan bakteri yang tumbuh. Umumnya, bakteri ada akibat tergenangnya air dan kondisi tanah yang basah terus-menerus.

Campuran tanah yang baik adalah dari pupuk kompos atau limbah organik rumah tangga. Selanjutnya tambahkan tanah, perlit, dan gambut dalam jumlah yang sama.

Suhu

Scindapsus pictus mampu hidup dengan baik pada suhu 18-29 derajat celcius. Sama seperti suhu di habitat aslinya, iklim tropis.

Suhu yang tidak pas bisa membuat daunnya kurang cantik, menggulung, dan berubah warna.

Kelembaban

Karena Scindapsus pictus adalah tanaman tropis, ia sangat membutuhkan udara yang lembab agar bisa hidup sehat. Tentunya kondisi ini tidak bisa tercipta secara alami sehingga kamu perlu melakukan penyemprotan pada daunnya.

Terlalu lembab juga tidak baik karena tanah basah dan bisa memicu munculnya bakteri.

Toksisitas

Kalau kamu memilih untuk menanam Scindapsus pictus, sebaiknya jauhkan dari hewan peliharaan seperti kucing, anjing, dan lainnya karena zat kalsium oksalatnya tidak mudah larut.

Dan apabila zat ini termakan bisa menyebabkan muntah, pembengkakan rongga mulut, dan sulit menelan.

Pembersih Udara Paling Efektif

Scindapsus pictus sudah terkenal sebagai pembersih udara paling efektif sehingga membuat udara ruangan lebih segar.

Warna daunnya yang hijau tua menunjukkan betapa kerasnya usaha tanaman ini untuk menyerap semua cahaya yang masuk. Menyerap karbondioksida dan mengeluarkannya sebagai oksigen.

Tumbuhan membutuhkan karbondioksida dan manusia membutuhkan oksigen. Jadi, sangat pas kamu menempatkan Scindapsus pictus di dalam ruangan untuk memurnikan udara.


Dari tiga macam-macam jenis tanaman hias Scindapsus pictus di atas, manakah yang kamu pilih untuk mempercantik ruangan?

Share this:

Tinggalkan komentar