Memulai Hidroponik Sederhana Untuk Berkebun

Hidroponik adalah teknik budidaya tanaman tanpa menggunakan media tanam padat (sekam, sekam bakar, perlite, dll). Teknik budidaya tanaman ini hanya memerlukan cahaya, air, oksigen dan nutrisi.

Semakin menyempitnya lahan, terutama di kota kota besar tidak menutup kemungkinan untuk kamu bisa selalu berkebun dirumah. Metode hidroponik biasanya dimanfaatkan untuk menanam sayuran (Selada, Bayam, Tomat, Kale, Pakcoy, Timun, Kangkung, Kemangi dan lain-lain).

Sebelum masuk ke teknik-teknik hidroponik, simak dulu beberapa tips berikut.

Tips Menanam dengan Metode Hidroponik

  1. Pastikan kebutuhan cahaya untuk tanaman kamu terpenuhi ya. Dan perhatikan untuk tidak meletakannya pada matahari yang sangat terik.
  2. Kamu bisa menggunakan botol dan di taruh di dekat jendela rumahmu, tekniknya seperti water propagation. Atau bisa disiasati dengan lampu fontosintesis.
  3. Berikan pupuk organis pada batang dan daunnya untuk mengimbangi asupan nutrisinya.
  4. Pindahkan ke pot jika tanaman anda sudah cukup besar dan tidak muat lagi pada lubang atau wadah hidroponik.

Langkah langkah pembuatan hidroponik sederhana?

Budidaya hidroponik menggunakan NFT (Nutrient Film Technique)

Cara berikut merupakan cara yang paling popular dalam pengaplikasian hidroponik. Berikut cara-cara nya:

  1. Siapkan pipa atau talang dan pompa
  2. Lubangi pipa sesuai dengan panjangnya dan pastikan antar lubang memiliki jarak ya
  3. Susun pipa-pipa tersebut menjadi rak untuk menanam.
  4. Siapkan penampung pada ujung pipa yang lebih rendah
  5. Pasang pompa untuk memaksimalkan aliran air agar asupan oksigen ke akar terpenuhi.

Budidaya hidroponik menggunakan WICK

Cara berikut paling banyak disukai, kamu hanya perlu menyiapakan:

  1. Botol mineral bekas
  2. Alat pemotong
  3. Sumbu kompor atau kain flanel
  4. Alat untuk melubangi botol
  5. Air dan vit B1
Artikel Terkait:  Epipremnum Pinnatum, Tak Kalah Cantik Dari Monstera

Cara-cara nya:

  1. Potong botol bekas menjadi 2 bagian
  2. Lubangi tutup botol
  3. Gabungkan kedua bagian botol. Caranya adalah dengan membalik bagian moncong botol menghadap ke bawah
  4. Pasang sumbu kompor atau kain flanel pada lubang di tutup botol, pastikan sumbu atau kain bisa menyerap air nutrisi
  5. Tanam bibit tanaman pada bagian atas botol dengan tanah secukupnya.
  6. Isi bagian botol bawah dengan air nutrisi

Atau kamu bisa membeli pot hidroponik khusus jika tidak mau ribet menggunakan botol.

Share this:

Tinggalkan komentar