Jenis Anthurium, “Si Kuping Gajah” Apa Saja Sih?

Anthurium adalah jenis tanaman hias yang sangat menarik minat masyarakat Indonesia. Karena bentuk nya yang cantik, tapi ternyata harga jenis Anthurium ini juga luar biasa! Sebutan Anthurium kerap melekat pada Gelombang Cinta.

Masih ingat fenomena beberapa tahun silam saat tanaman hias Anthurium Gelombang Cinta mencapai harga sampai puluhan juta rupiah?  

Ternyata bukan hanya pada Gelombang Cinta saja, tanaman Kuping Gajah juga memiliki harga yang fantastis dan variasi yang banyak. Mari kita berkenalan dengan jenis Anthurium berikut yuk!

Anthurium Regale

Jenis Anthurium pertama yang akan kita bahas adalah Regale, memilikii daunnya yang berbentuk hati berurat tebal dengan warna hijau beludru. Anthurium adalah genus asli Amerika, Anthurium Regale termasuk dalam keluarga Araceae yang sering kali sulit ditemukan, dan beberapa orang menganggap sulit untuk dikembang biakkan.

Anthurium Regale dapat dibudidayakan sebagai tanaman rumahan atau di luar ruangan di daerah beriklim sedang. Ini adalah tanaman tropis dengan sistem akar yang berkembang dengan baik.

Anthurium Metallicum

Anthurium Metallicum adalah aroid yang indah, milik keluarga Araceae dan berasal dari Kolombia. Jenis Anthurium yang satu ini memiliki bilah daun tanaman berwarna hijau tua beludru dengan urat yang sangat menonjol.

Agar Anthurium Metallicum berkembang dengan baik, maka perlu perawatan yang tepat. Tanaman ini tumbuh subur di bawah sinar matahari tidak langsung yang cerah. Sirami tanaman Anda secukupnya. Metallicum membutuhkan kelembapan tinggi. Anthurium berkembang sangat baik dalam pot seperti tanaman hias lainnya yang membutuhkan perlindungan bebas dari iklim dingin yang ekstrem.

Anthurium Forgetii

Berasal dari Kolombia dan Ekuador, Anthurium forgetii adalah keturunan dari keluarga Arcae. Tetapi yang satu ini berbeda dari kerabatnya karena merupakan jenis tumbuhan epifit dan terestrial. Umumnya ditemukan dalam dua bentuk, tanaman eksotis ini dapat tumbuh baik dalam bentuk polos maupun berurat perak.

Forgetii juga sedikit lebih rewel jika kamu bandingkan dengan keluarga Anthurium lainnya. Namun, dengan perawatan dan perhatian yang tepat, memungkinkan tanaman ini untuk mudah beradaptasi dengan kondisi lingkungan rumah anda.

Artikel Terkait:  Cara Merawat Anthurium Agar Subur dan Berbunga

Anthurium Clarinervium

Anthurium Clarinervium berbentuk hati yang indah bertekstur seperti beludru. Daunnya berwarna hijau tua dengan hijau muda di bawahnya. Corak urat putih membuat tanaman ini lebih menarik dan menonjol dari tanaman lainnya.

Di Indonesia lebih di kenal dengan tanaman Kuping Gajah Tarantula. Tanaman itu berasal dari keluarga Araceae dan merupakan tumbuhan epifit.

Tumbuhan epifit tumbuh pada tumbuhan dan pohon lain. Tanaman anthurium berasal dari Meksiko selatan di banyak hutan tropis yang tersembunyi. Tetapi Anthurium clarinervium berasal dari Amerika Serikat.

Anthurium Crystallinum

Lebih populer dengan sebutan tanaman Kuping Gajah, Anthurium Crystallinum memiliki daun yang berbentuk hati yang lancip pada bagian bawah dengan guratan urat putih pada daunnya yang hijau beludru.

Tanaman ini aslinya berasal dari Amerika tepatnya di Amerika Selatan dan berdaun cukup banyak. Tanaman ini mampu tumbuh di dataran rendah hingga tinggi dan tidak membutuhkan sinar matahari terlalu banyak.

Sebaiknya tanaman ini tidak terkena sinar matahari secara langsung. Jika terkena matahari terus menerus daun kuping gajah ini akan menguning, namun bila kurang matahari daun cenderung lemas dan pucat.

Anthurium Magnificum

Bilah daun berwarna hijau tua mengkilap dengan tekstur beludru dan corak urat berwarna hijau muda perak. Daun baru berwarna merah anggur kecoklatan saat pertama kali terbuka.

Tanaman Anthurium magnificum membutuhkan tanah yang memiliki drainase yang baik untuk menyeimbangkan kelembapan air di tanah. Campuran tanah dengan drainase baik favorit kami untuk Anthurium magnificum meliputi: sphagnum peat-moss, perlite, mulch dan charcoal. 

Anthurium Veitchii

Anthurium Veitchii sering disebut sebagai Raja Anthurium. Veitchii berasal dari Hutan Hujan Amerika Selatan di Columbia. Ini adalah epifit yang tumbuh di pohon lain di alam. Tanaman ini memiliki daun yang sangat besar, bisa mencapai 2 meter. Jenis Anthurium ini memiliki daunnya bergelombang kuat mengkilap dan terlihat seperti otot-otot perut. 

Tanaman ini membutuhkan tanah yang sangat lapang sehingga memiliki drainase yang baik. Akarnya membutuhkan sirkulasi udara agar tidak terjadi pembusukan dan penumpukan bakteri di akar. Bahan tanah yang menghasilkan campuran yang baik untuk aroid adalah perlite, orchid bark, lumut gambut atau sabut kelapa, lumut sphagnuma, arang aktif dan batu vulkanik.

Artikel Terkait:  Cara Merawat Anthurium Agar Subur dan Berbunga

Anthurium Warocqueanum

Di Indonesia Anthurium Warocqueanum lebih dikenal dengan sebutan Lidah Gajah. Daun tanaman ini dapat tumbuh hingga setebal karton serta memiliki bilah daun beludru berwarna hijau tua jika mendapatkan perawatan yang baik. Daun yang tebal dan kokoh dalam ilmu botani disebut dengan coriaceous.

Tanaman ini tumbuh epifit di daerah pegunungan yang lebih rendah serta hutan hujan dengan ketinggian sekitar 200m – 1400m. Karena perawatannya yang sedikit sulit, maka tanaman ini kurang direkomendasikan untuk para pemula.

Anthurium Pendulifolium

Berasal dari Kolombia, Ekuador, dan Peru. Tanaman epifit ini merupakan tanaman aroid ideal yang tumbuh di dataran rendah di hutan hujan tropis.

Anthurium Pendulifolium membutuhkan lingkungan yang hangat dan lembab untuk pertumbuhan yang maksimal. 

Ciri daunnya memanjang mirip dengan Warocqueanum tetapi tidak setegas urat daun Warocqueanum. Urat daun Pendulifolium agak samar terlihat namun tetap sangat cantik.

Tanaman ini memiliki sifat yang tidak biasa; mereka menyukai kelembapan, namun terlalu banyak air dapat mematikannya. Drainase yang baik adalah prioritas utama untuk tanaman ini karena perlu dijaga agar sedikit lembab tetapi tidak terlalu lembab atau basah.

Maka dari itu campuran media tanam lain yang cocok adalah campuran kulit kayu kompos kasar seperti andam, cocochip, arang, sekam bakar, cocopeat dan perlite. Jika Anda ingin menggunakan campuran komersial, gunakan campuran untuk anggrek.


Jenis Anthurium berbeda dengan spesies Philodendron karena semua Anthurium menghasilkan bunga sempurna yang mengandung organ jantan dan betina sedangkan Philodendron menghasilkan bunga tidak sempurna yang hanya mengandung satu jenis kelamin. 

Semua spesies Anthurium adalah aroids. Aroid adalah tanaman yang berkembang biak dengan menghasilkan perbungaan yang disebut dengan spathe dan spadix.

Share this:

Tinggalkan komentar