Merawat Tanaman Pilea agar Cantik di Dalam Ruangan

Simak tips, cara menyiram & cara merawat tanaman pilea di artikel berikut untuk memiliki tanaman hias indoor yang indah, sehat, subur, dan awet serta tahan lama.

Merawat tanaman hias indoor seperti Pilea memang susah-susah gampang. Meskipun sangat mudah tumbuh, tanaman hias pilea tetap butuh perawatan rutin agar bisa tahan lama. Lantas, bagaimana sih cara merawat tanaman Pilea?

Tak perlu khawatir, berikut kami sajikan langkah step by step perawatan tanaman pilea yang bisa kamu ikuti di rumah. Tapi sebelum itu, simak juga sekilas informasi tentang pilea yang kini sedang menjadi trend di jagad tanaman hias.

Sekilas tentang Pilea

Pilea sp merupakan jenis tanaman tropis yang berasal dari Cina Selatan, tepatnya dari provinsi Yunnan dan Sichuan. Namun, ada sekitar  600-an spesies yang juga tersebar di negara lain di Benua Asia.

Pilea termasuk tanaman sukulen yang memiliki banyak jenis dan ragam. Pilea sedang trend menjadi salah satu kandidat tanaman hias indoor. Tahun kenapa?

Selain bentuknya yang unik dan warna yang bervariasi, tanaman pilea sangat pas bagi pemula. Menanam pilea tidak membutuhkan space yang luas atau perhatian khusus. Kamu bisa melakukan budidaya pilea bahkan dari dalam rumah kapan pun kamu mau.

Tanaman pilea memiliki bentuk daun yang bervariasi yang kebanyakan didominasi warna hijau. Ada yang seperti tombak, koin, hati, dan daun waru. Beberapa spesies bahkan ada yang menyerupai lumut.

Sebagian besar tanaman pilea dapat berbunga. Bentuk dan warna bunganya juga sangat variatif, ada yang merah, putih atau krem. Namun, bunga tanaman pilea sangat jarang terlihat karena bentuknya yang relatif kecil.

Jenis pilea sangat beragam dengan nama yang bermacam-macam. Ada jenis pilea cadierei, pilea peperomioides, pilea moon valley, dan banyak lagi. Setiap jenis memiliki manfaat yang berbeda, dari tanaman hias, herbal bahkan sebagai gulma.

Beberapa nama pilea yang tengah populer sebagai tanaman hias adalah pilea cadierei  (tanaman aluminium) dan pilea peperomioides (tanaman koin / UFO / pancake).

Artikel Terkait:  4 Cara Merawat Kaktus Mini Sebagai Dekorasi Ruangan

Karakteristik Pilea

Sebelum memutuskan untuk mengoleksi tanaman pilea di rumah, yuk kita kenalan dulu seperti apa karakteristik tanaman ini.

Tanaman Tropis

Pilea dapat tumbuh subur saat terkena cahaya terang. Akan tetapi, tanaman ini tidak mampu terkena sinar matahari langsung dalam jumlah yang banyak. Maka dari itu, takaran cahaya yang diterima harus pas, tidak kurang atau berlebihan.  

Rentan Cahaya

Daun pilea dapat tumbuh dengan pesat dan arahnya menuju sumber cahaya. Jadi, usahakan untuk rutin merotasi tanaman agar pertumbuhannya seimbang.

Butuh Tanah Gembur

Tekstur media tanam yang tepat  adalah tanah gembur yang kaya akan nutrisi. Alih-alih menggunakan tanah atau pupuk biasa, gunakan media organik untuk menanam sukulen ini.

Tidak Lembab

Tanaman pilea tidak menyukai media tanam yang terlalu lembab atau basah karena dapat menyebabkan pembusukan. Sukulen ini tumbuh pesat pesat saat musim kemarau dan sebaliknya akan menurun intensitasnya ketika musim hujan.

Cara Merawat Tanaman Pilea

Menanam dan merawat pilea terbilang mudah. Namun, ada beberapa hal yang kamu perlu perhatikan agar tanaman tumbuh subur dan tahan lama.

Beberapa faktor yang wajib kamu ketahui adalah kelembaban, kebutuhan sinar matahari, media tanam, dan jumlah air. Keempat hal tersebut harus mendapat takaran yang pas agar tanaman tidak cepat mati.

Nah, lantas bagaimana nih cara merawat pilea? Perawatan tanaman indoor pilea meliputi sejumlah aspek, mulai dari penanaman, penyiraman, pemupukan, pemangkasan sampai perbanyakan.

Penanaman

Menanam tanaman pilea harus menggunakan media tanam dengan tingkat kelembaban yang pas, tidak terlalu basah atau kering. Ada baiknya kamu gunakan campuran tanah dengan moss gambut dan media pot dengan drainase yang baik.

Sedikit tips, biasakan untuk mengangkat pot saat menyiram tanaman agar air tidak mengendap ke dalam pot dan menyebabkan tanah lembab. Jika kamu ingin menamamnya bersamaan dengan tanaman lain tidak masalah, hanya saja tetap perhatikan kelembaban tanahnya.

Mungkin lebih baik kamu menanamnya bersama kaktus atau tanaman sukulen lainnya, yang memiliki karakteristik dan kebutuhan air serta cahaya yang hampir mirip.

Penyiraman

Takaran air dan teknik menyiram tanaman pilea tidak sembarangan sebab tanaman ini sangat rentan busuk. Cara menyiram pilea harus secara menyeluruh namun tidak boleh terlalu sering. Kamu tidak perlu menyiram rutin setiap hari terlebih saat musim penghujan.

Artikel Terkait:  Manfaat Merawat Tanaman untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Seminggu sekali sudah cukup saat cuaca cerah dan beberapa minggu sekali saat hujan. Cara terbaik untuk menyiram pilea adalah ketika dua pertiga bagian media tanam sudah terlihat kering atau saat batang daun tampak layu.

Perawatan

Cara merawat pilea sebetulnya mudah, hanya saja membutuhkan perhatian ekstra terutama dalam pemberian cahaya matahari. Pilea membutuhkan cahaya terang dari matahari tidak langsung. Artinya, kamu tidak bisa meletakkan pilea di ruang terbuka di bawah terik matahari karena dapat membuat daunnya terbakar.

Sebaliknya, letakkan tanaman ini adalah di jendela rumah yang menghadap ke timur atau selatan. Pastika suhu ruang tidak lebih kurang dari 13 derajat dan tidak lebih dari 30 derajat celcius.  Namun, perlu juga untuk memperhatikan sudut matahari, suhu dan rotasi tanaman.

Pemupukan

Durasi pemupukan tanaman boleh secara konsisten yakni sekitar 1x atau 2x setiap dua minggu. Kamu bisa menggunakan pupuk apa saja. Tapi sangat recomended menggunakan pupuk cair khusus tanaman hias.   

Namun, beberapa pakar merekomendasikan untuk melakukan kurang dari itu. Pemupukan bisa kamu lakukan ketika mengganti pot yakni sekitar 1-4 bulan sekali.

Pemangkasan

Agar pilea tumbuh subur, lebat dan padat, kamu perlu melakukan pemangkasan pada bagian tanaman yang bercabang. Lakukan teknik ini untuk menumbuhkan tunas baru yang lebih sehat.

Pemangkasan bisa kamu lakukan saat batang di bawah sudah tidak memiliki daun. Kamu bisa memangkas  tanaman dengan cara mencabut dengan tangan atau alat bantu semisal pisau.

Perbanyakan Tanaman

Memperbanyak tanaman pilea cukup mudah. Kamu bisa melakukannya dengan cara memotong anakan tanaman sampai ke akarnya lalu memindahkannya ke pot baru.

Sementara untuk pengepotan kembali bisa kamu lakukan sembari mengganti pupuk. Kami menyarankannya untuk mengganti pot saat musim penghujan tiba.

Karena cukup mudah perawatannya, pilea sangat cocok menjadi alternatif tanaman hias indoor di dalam rumah kamu.  Meski begitu, tetap perhatikan langkah-langkah serta tips cara merawat tanaman Pilea agar tanaman tumbuh sehat serta tahan lama.

Share this:

Tinggalkan komentar