Tips dan Cara Merawat Tanaman Syngonium Pink

Syngonium adalah tanaman hias indoor yang patut untuk kamu miliki. Lalu, bagaimana tips dan cara merawat tanaman syngonium pink?

Syngonium pink merupakan tanaman hias dengan daun berwarna pink yang sangat menawan. Agar keindahannya tetap terjaga kamu perlu tahu gimana cara merawatnya dengan benar.

tips dan cara merawat syngonium pink

Jangan Terkena Paparan Matahari Langsung

Syngonium pink adalah tanaman yang kurang suka dengan paparan sinar matahari langsung dan terik karena dapat menyebabkan daunnya menjadi kering. Tetapi menyukai cahaya matahari yang tidak langsung.

Menurut pengalaman bercocok, jika kamu menaruhnya dekat cahaya matahari tidak langsung warna daunnya akan bertahan lama. Sebaliknya jika kamu meletakannya didalam ruangan yang mendapat sedikit cahaya warna daunnya pelan pelan akan memudar.

Perhatikan Kelembaban dan Suhu Tanaman

Pastikan untuk selalu menjaga kelembaban tanaman ini yaitu sekitar 40% sampai 50%. Untuk mendapat warna daun yang bagus pastikan suhu ruangan berkisar 15 sampai 22 derajat celcius.

Jangan letakkan tanaman pink ini di tempat dengan suhu yang panas karena dapat membuat daunnya layu atau kering. Untuk menjaga kelembaban tanaman bisa dengan menyeka daun dengan kain basah seminggu sekali, menyemprot daun dengan air (misting), atau kamu juga bisa menggunakan room humidifier.

Cara Menyiram Syngonium Pink

Salah satu hal penting dari cara merawat syngonium yang perlu kamu perhatikan yaitu cara penyiraman. Untuk tanaman pink ini kamu perlu menyiramnya secara rutin namun jangan memberinya terlalu banyak air dan juga jangan terlalu sedikit. Jika terlalu air terlalu sedikit akan membuat tanaman kekurangan nutrisi.

Gunakan air yang bersih atau air hujan untuk menyiram tanaman. Selalu cek kelembaban tanah sebelum menyiram untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menyiram tanaman ini. Jika tanah masih lembab maka kamu bisa menunggu hingga tanah kering baru siram dengan menyiram air ke dalam pot.

Artikel Terkait:  Berkenalan Dengan 12 Jenis Syngonium

Pastikan pot yang kamu gunakan memiliki beberapa lubang drainase agar air bisa keluar dan tidak menyebabkan akar membusuk.

Media Tanam

Agar bisa hidup dan tumbuh dengan baik maka kamu perlu menyiapkan media tanam syngonium pink atau komposisi tanah yang tepat. Kamu bisa menggunakan tanah asam sedang dengan PH berkisar antara 5.5 sampai 6.5.

Karena Syngonium termasuk keluarga aroid, lebih baik lagi jika kamu menggunakan campuran tanah yang poros dengan campuran sekam bakar, andam halus, perlite, coco chip, cocopeat, arang dan hidroton.

Manfaat campuran media tanam yang besar seperti coco chip dan arang membantu air supaya tidak mengendap di dalam pot dan akan mendapat sirkulasi udara yang cukup.

Jangan gunakan tanah basah, sebaiknya gunakan tanah yang sudah dikeringkan atau lembab. Agar akar tidak busuk jangan lupa membuat lubang di bawah pot.

Jauhkan dari Hama dan Hewan Peliharaan

Seperti yang kamu ketahui, hama merupakan salah satu hal yang harus dijauhkan dari tanaman hias. Ada beberapa jenis hama yang kerap mengganggu tanaman hias ini seperti laba laba dan kutu putih. Salah satu cara mengatasi hama yaitu dengan memakai insektisida dan rutin membuang daun yang mati.

Jenis syngonium pink ini tergolong tanaman beracun jadi letakkan tanaman pink ini jauh dari jangkauan hewan peliharaan kamu dan anak anak. Jika sampai termakan oleh kucing ataupun anak anak dapat menyebabkan iritasi di mulut dan gangguan pernapasan. Jadi kamu harus ekstra hati hati dalam meletakkannya.

Cara Memperbanyak Tanaman Syngonium Pink

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan jika kamu ingin memperbanyak tanaman hias ini, beberapa diantaranya menggunakan air, sphagnum moss, dan hidroton.

Artikel Terkait:  Pecinta Syngonium Sudah Familiar Dengan Jenis ini Belum?

Propagasi Menggunakan Air

Pertama, pilihlah batang syngonium yang sudah memiliki 3 atau 4 daun kemudian potong bagian batang yang dekat dengan akar angin. Setelah itu, siapkan wadah bisa toples dan sejenisnya dan beri air. Masukkan batang yang sudah dipotong tadi ke dalam wadah dan diamkan selama beberapa waktu hingga muncul akar.

Contoh propagasi menggunakan air – instagram.com/iranplantoriginal

Jika sudah tumbuh akar kamu bisa memindahkannya ke dalam pot berisi tanah. Jangan lupa untuk menjauhkannya dari sinar matahari langsung agar mendapat warna daun yang maksimal.

Propagasi Menggunakan Spaghnum Moss

Siapkan wadah yang sudah berlubang, kamu bisa memanfaatkan wadah plastik bekas kopi atau minuman apapun ya. Lalu rendam spaghnum moss dengan air yang sudah kamu tambahkan vitamin B1 kira kira 5 menit.

Contoh propagasi menggunakan spaghnum moss – instagram.com/prickly.mary

Lalu letakan potongan syngonium yang terdapat akar angin kedalam wadah yang sudah berlubang tersebut dan tutup dengan spaghnum moss. Pastikan seluruh akar tertutup ya.

Propagasi Menggunakan Hidroton

untuk propagasi menggunakan hidroton kamu memerlukan wadah yang tidak berlubang, bisa berupa wadah plastik atau wadah kaca. Isi hidroton sampai menutupi akar angin setelah itu tambahkan air di wadah tersebut.

contoh propagasi menggunakan hidroton – instagram.com/planteriinnnnnaa

Jangan sampai terlalu merendam akar kamu harus perhatikan letak akarnya. Biasanya hanya sekitan 10-20% dari volume wadah.

Walaupun kamu hanya memberi air pada dasar wadah, si hidroton akan menyerap air dan membawanya sampai lapisan paling atas.


Tanaman berdaun pink ini memang cukup mudah untuk dirawat karena cenderung bisa hidup meskipun jarang disiram. Namun jangan sampai menyiram hingga tanah kekeringan karena akan menyebabkan daun menjadi layu dan kering. Syngonium pink memang sangat cocok untuk dijadikan hiasan rumah karena daunnya yang berwarna pink menawan. Tips dan cara merawat syngonium pink di atas bisa kamu praktekkan untuk merawat syngonium favorit kamu agar tumbuh maksimal.

Share this:

Satu pemikiran pada “Tips dan Cara Merawat Tanaman Syngonium Pink”

Tinggalkan komentar