Pupuk Organik Yang Bisa Kamu Coba Dari Sampah Dapur

Ada pupuk-pupuk organik yang bisa kamu coba dari sampah dapur.

Pupuk organik tidak hanya baik untuk tanaman, tapi juga kesehatan tanah dalam jangka panjang.

Punya banyak sampah dapur di rumah? Saatnya kamu cari tahu tentang pupuk-pupuk organik yang bisa kamu coba dari sampah dapur.

Meskipun butuh waktu untuk mengolah sampah dapur menjadi pupuk organik, usaha ini layak kamu coba.

Kamu bisa lebih ramah pada lingkungan karena sampah rumah tangga yang kamu buang ke TPA  jadi lebih sedikit.

Bonusnya, kamu bisa membuat banyak pupuk untuk tanaman dan lahan kesayangan. 

Pupuk Organik Dari Sampah Dapur

Pupuk organik memiliki banyak manfaat untuk kualitas tanah dan tanaman. Meskipun efek dari pupuk kimia lebih cepat, tapi pada jangka panjang, pupuk organik memiliki dampak yang lebih baik. 

Kali ini, kamu perlu tahu 7 jenis pupuk organik dari sampah dapur berikut ini. 

Pupuk Kompos

Kalau kamu punya banyak limbah dapur berupa aneka sayur atau lauk-pauk, coba buat pupuk kompos.

Pupuk jenis ini melibatkan proses fermentasi alami.

Namun untuk mempercepat prosesnya, kamu bisa menggunakan bantuan jamur, bakteri, cacing tanah, dan sebagainya.

Selain dari sampah dapur, kamu juga bisa menggunakan daun kering.

Cara membuat kompos dari daun kering pun sama dengan limbah sampah dapur. 

Pupuk Cangkang Telur 

Bukan hanya putih dan kuning telur yang bermanfaat untuk manusia.

Ternyata, cangkang telur yang biasanya langsung terbuang justru bisa bermanfaat untuk tanaman.

Caranya, setelah mengeluarkan isi telur, bersihkan dan keringkan cangkangnya. Setelah kering, remukkan hingga nyaris seperti serbuk.

Artikel Terkait:  13 Jenis Media Tanam dan Masing Masing Manfaatnya

Sebarkan ke tanah di sekitar tanamanmu, lalu siram dengan air.

Lakukan ini secara berkala, dan tanah akan menjadi semakin subur. 

Pupuk Cair

Berbeda dari pupuk kompos yang bentuknya padat, ternyata ada juga pupuk organik cair.

Secara umum zat hara dalam pupuk cair lebih mudah terserap oleh tanaman.

Pupuk cair bisa kamu buat dari limbah dapur seperti buah-buahan busuk dan bahan pupuk organik lainnya.

Cara membuat pupuk organik cair dari limbah rumah tangga adalah melalui fermentasi, hingga membentuk bahan cair yang bisa kamu semprotkan ke tanaman.

Pupuk Ampas Kopi dan Teh

Kalau kamu adalah penggemar kopi dan teh, maka jangan melewatkan kesempatan untuk menjadikan ampasnya sebagai pupuk.

Kandungan nutrisi dalam ampas kopi dan teh cukup banyak juga yang bisa dimanfaatkan oleh tanaman. 

Untuk mendapatkan manfaatnya, kamu tidak perlu mendiamkannya dulu seperti bahan lain. Langsung saja taburkan ampas kopi dan teh pada tanah di sekitar tanaman.

Pupuk Hijau

Sisa sayur dan makanan bisa kamu proses menjadi pupuk hijau.

Salah satu bahan yang paling bagus untuk pupuk hijau adalah kacang-kacangan.

Salah satu alasannya adalah karena tanaman ini mengandung nitrogen yang cukup tinggi. 

Selain sampah dapur, untuk menambah volume pupuk hijau kamu bisa menambahkan sisa tanaman yang rusak.

Pastikan bahan-bahan yang kamu gunakan tidak bercampur dengan sampah non organik dan plastik, karena akan mempengaruhi kualitas.

Dalam prosesnya, campurkan dedak, gula merah dan gula pasir, serta bakteri EM4 yang dapat mempercepat proses fermentasi. 

Pupuk Cair Kulit Pisang

Jangan remehkan kulit pisang, karena bahan ini memiliki kandungan kalium yang baik. 

Cara buat pupuk organik cair dari kulit pisang pun sangat mudah.

Artikel Terkait:  4 Cara Merawat Kaktus Mini Sebagai Dekorasi Ruangan

Siapkan belasan kulit pisang, lalu potong-potong kecil, idealnya maksimal 4 cm.

Setelah itu, masukkan ke dalam botol dan isi dengan air hingga penuh.

Tutup rapat ujung botolnya, pastikan udara tidak bisa masuk. Biarkan selama 3-4 hari, lalu ambil cairannya untuk jadi pupuk. 

Pupuk Air Cucian Beras

Sejak dulu, air beras dipercaya mampu menyehatkan dan mempercantik kulit.

Namun lebih dari itu, air beras ternyata juga bermanfaat baik untuk tanaman. 

Caranya, usai kamu mencuci beras, kumpulkan airnya dalam botol, lalu tutup rapat. Diamkan selama 3 hingga 7 hari, sehingga air berasa akan mengalami fermentasi alami. 

Setelah kurun waktu tersebut, ambil cairannya dan campurkan dengan air untuk digunakan menyiram tanaman.

Itulah cara membuat pupuk organik cair dari air cucian beras.

Cara buat pupuk organik cair maupun padat bisa kamu praktekkan sendiri di rumah, dengan bahan-bahan sampah dapur yang ada.

Dengan demikian, kamu bisa mengurangi sampah yang dibuang ke TPA, sekaligus menghemat untuk beli pupuk tanaman.


Diantara semua pupuk-pupuk organik yang bisa kamu coba dari sampah dapur, manakah yang paling ingin kamu coba dulu?

Share this:

Tinggalkan komentar