Memilih Jenis Pupuk Untuk Tanaman

Pupuk tanaman dibutuhkan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi. Salah satu contohnya adalah pupuk organik. Meskipun sudah memberikan nutrisi terbaik, kamu tetap harus merawatnya dengan baik agar dapat tumbuh maksimal.

Hal ini dikarenakan tanaman juga membutuhkan air dan cahaya yang cukup untuk mendukung proses pertumbuhan. Selain itu, kualitas tanah juga harus bagus sehingga bisa menyerap air dengan baik.

Komposisinya terdiri atas bahan-bahan organik dari tanaman maupun hewan. Bentuknya ada yang cair dan padat. Fungsinya yaitu membantu memperbaiki sifat biologi, kimia dan fisik dari tanah.

Tidak heran jika banyak orang yang memanfaatkannya saat melakukan pemupukan. Harganya juga lebih terjangkau sehingga bisa menekan pengeluaran. Di sisi lain, terbukti lebih aman bagi manusia maupun tanaman itu sendiri.

Jenis-jenis Pupuk Tanaman Terbaik yang Bersifat Organik

Di bidang pertanian, kamu akan menemukan berbagai jenis pupuk organik. Bagi kamu yang senang berkebun pasti sudah tidak asing mendengar beberapa istilah di bawah ini.

Pupuk Kandang

Jenis yang satu ini sangat mudah untuk didapatkan, apalagi harganya juga sangat murah. Sumbernya bisa dari berbagai kotoran hewan ternak. Contohnya kerbau, sapi, kambing, ayam dan kuda.

Fungsinya adalah menyuburkan tanaman dan tanah. Hal ini karena banyak mengandung nutrisi mikro seperti sulfur, besi, tembaga dan natrium. Selain itu, juga terdapat nutrisi makro seperti nitrogen, fosfor dan kalium.

Pupuk Guano

Bahan penyusunnya adalah kotoran kelelawar. Kotoran biasanya sudah mengendap
lama di gua. Selain itu, sudah bercampur dengan bakteri pengurai dan tanah.

Biofertilizer

Biofertilizer merupakan pupuk hayati yang bermanfaat untuk memperbaiki struktur tanah. Selain itu, menyediakan nutrisi bagi tanaman maupun tanah. Selain itu, berperan membasmi pertumbuhan parasit penyebab penyakit.

Artikel Terkait:  Perbedaan Pupuk Slow Release dan Fast Release

Kompos

Pupuk tanaman ini berasal dari sisa bahan organik seperti tumbuhan maupun hewan. Bahan tersebut mengalami proses dekomposisi yang melibatkan berbagai mikroorganisme yaitu bakteri dan jamur serta makroorganisme seperti cacing tanah.

Pupuk Hijau

Bahan dasar pembuatannya adalah tumbuhan hijau. Banyak orang yang menggunakan jenis kacang-kacangan karena kaya akan nitrogen. Di sisi lain, kacang- kacangan mudah untuk diuraikan.

Dengan demikian, mampu menyuplai unsur hara dengan cepat. Hal ini dapat meningkatkan kualitas maupun produktivitas tanah yang menjadi media pertumbuhan.

Humus

Humus merupakan unsur organik yang terbuat dari pelapukan ranting maupun daun tanaman yang telah membusuk. Bahan tersebut juga dikombinasikan dengan berbagai limbah rumah tangga, peternakan maupun pertanian.

Humus memiliki banyak manfaat, misalnya meningkatkan kadar air di dalam tanah dan mencegah terjadinya erosi. Selain itu, dapat mempercepat penghancuran berbagai senyawa beracun di tanah.

Pupuk Organik Cair

Pupuk cair bisa berasal dari urin hewan ternak. Selain itu, dari hasil fermentasi bahan-bahan organik, misalnya buah-buahan dan sayuran busuk. Cara mengaplikasikannya dengan menyemprotkan pada daun.

Selain itu, bisa juga kamu siramkan di dekat tanaman. Pada umumnya bahan dasarnya sama dengan pupuk padat, hanya ditambah dengan air. Penggunaannya sangat praktis sehingga banyak disukai.

Pupuk Serasah

Biasanya bahan yang digunakan adalah limbah organik seperti sabut kelapa, jerami dan rumput. Fungsinya selain menyuburkan tanah juga dapat mempertahankan kelembaban tanah.

Selain itu, menjaga tekstur tanah tetap baik dan mencegah munculnya penyakit yang disebabkan oleh air hujan. Tujuan lainnya adalah agar tanaman bisa tumbuh lebih baik. Setiap jenis pupuk organik memiliki banyak kegunaan. Kamu dapat memilih salah satu dari beberapa pupuk tanaman di atas agar menyuburkan tanah secara alami.

Artikel Terkait:  Perbedaan Pupuk Slow Release dan Fast Release

Mampir Yuk ke Tokopedia
& Instagram Bercocok

Kamu yang lagi cari tanaman dan perlengkapan berkebun lainnya, Yuk kunjungi tokopedia dan instagram bercocok.

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest

Seberapa suka kamu dengan artikel ini?

Artikel Lainnya

philodendron

5 Jenis Philodendron Ramah di Kantong

Sebentar lagi memasuki tahun 2022, kira kira-kira tanaman apa ya yang akan popular tahun depan. Di tahun ini Philodendron menjadi tanaman yang cukup

© 2021 Bercocok.id • Built with