Inilah Jenis Tanaman Janda Bolong dan Cara Memeliharanya

kamu tertarik memelihara Janda Bolong? Terdapat jenis jenis tanaman Janda Bolong yang bisa kamu pelihara. Lalu, apa saja jenis dari Janda Bolong? Berikut ulasannya.

Bagi kamu pecinta tanaman hias, mungkin kamu sudah tidak asing dengan tanaman ini. Monstera atau Janda Bolong ini memang banyak digemari karena keindahan daunnya.

Selain itu, monstera ini juga dikenal memiliki harga yang fantastis. Lalu, apa saja jenis-jenis tanaman Janda Bolong? Berikut ulasannya.

Jenis-jenis tanaman Janda Bolong

Monstera Obliqua

Jenis tanaman Janda Bolong yang pertama, yaitu ada Janda Bolong obliqua. Sama seperti tanaman monstera pada umumnya, obliqua memiliki daun berwarna hijau dengan lubang yang sangat lebar.

Namun jenis ini cenderung memiliki daun yang lebih lembut dan sangat tipis sehingga harus ekstra hati hati dalam merawatnya.

Obliqua adalah jenis Janda Bolong mahal  yang paling langka dan paling sulit untuk ditemukan. Jadi, jika kamu tertarik dengan jenis ini maka kamu bisa kunjungi taman botani dan sejenisnya. Bentuk dari jenis ini mirip dengan monstera kamusonii hanya saja jenis ini memiliki daun yang lebih tebal.

Karena ukurannya yang kecil, kamu bisa menjadikan tanaman hias ini sebagai hiasan di meja dan tempat lainnya.

Monstera Acuminata

Selanjutnya ada monstera acuminata, salah satu jenis tanaman Janda Bolong yang memiliki daun hijau bertekstur tebal dan lembut. Jenis ini memiliki bentuk daun seperti bentuk hati dan memiliki ukuran yang kecil sehingga sangat pas untuk dijadikan sebagai hiasan. 

Selain cocok sebagai hiasan, acuminata ini juga berfungsi sebagai penjernih udara.

Acuminata merupakan tanaman epifit artinya bisa hidup meskipun penyiraman satu kali dalam seminggu. Jenis ini sangat sensitif terhadap matahari jadi kamu bisa meletakkannya di jendela ketika pagi dan sore hari. Jika kamu menanamnya di luar ruangan, tanaman hias ini bisa tumbuh merambat dan bisa tumbuh hingga 10 m.

Artikel Terkait:  Inilah Cara Merawat Tanaman Janda Bolong Dengan Mudah

Perlu diperhatikan, tanaman ini beracun bagi manusia dan hewan jika tertelan jadi kamu perlu hati hati dalam memilih tempat untuk tanaman ini.

Monstera Esqueleto

Selanjutnya ada monstera esqueleto atau memiliki nama lain epipremnoides. Tanaman ini memiliki bentuk daun yang hampir sama dengan Adansonii. Perbedaannya yaitu tanaman ini memiliki warna daun hijau muda dan memiliki tekstur yang lebih kasar. 

Daun esqueleto memiliki lubang yang lebar bahkan sampai tepi daunnya.

Ukuran daun esqueleto bisa sangat besar yaitu sekitar 14 sampai 22 inch. Jenis ini kurang cocok dengan tanah basah yang akan menyebabkan akar menjadi cepat busuk. Tanaman ini juga lebih menyukai sinar matahari tidak langsung jadi kamu bisa meletakkan esqueleto di jendela yang menghadap ke timur.

Monstera Adansonii

Selanjutnya, yaitu ada monstera Adansonii atau juga dikenal dengan Swiss Cheese Vine atau juga Monkey Mask. Siapa yang tidak kenal Janda Bolong satu ini, kamu pasti paling sering menemukan tanaman jenis satu ini.

Sama seperti monstera lainnya, Adansonii juga memiliki daun berlubang namun untuk jenis ini memiliki warna daun hijau tua. Tanaman ini sangat mirip dengan jenis obliqua.

Untuk bentuk daun, Adansonii memiliki dua jenis bentuk, yaitu ada yang bulat dan ada juga yang sempit. Untuk yang bulat biasanya memiliki bentuk seperti hati. Monstera ini sensitif terhadap cahaya dan lebih menyukai cahaya matahari tidak langsung.

Jauhkan tanaman ini dari hewan peliharaan kamu karena sedikit beracun dan jika tertelan dapat menyebabkan muntah. Jenis ini tidak terlalu langka jadi kamu akan mudah menemukannya.


Jenis-jenis Janda bolong sendiri kurang lebih ada 40 jenis yang memiliki ciri berbeda beda. Jenis di atas merupakan tanaman yang paling sering dicari dan digunakan sebagai hiasan.

Artikel Terkait:  Inilah Cara Merawat Tanaman Janda Bolong Dengan Mudah

Cara Memelihara Janda Bolong

Pada umumnya cara merawat berbagai jenis monstera ini hampir sama, tanaman ini membutuhkan tanah yang subur dan lembab. kamu juga bisa menambahkan arang dan lumut gambut. Gunakan tanah gambut dengan lubang drainase untuk menjaga kelembapan tanpa kebanjiran air.

Selain itu, tanaman ini juga sensitif terhadap cahaya sehingga membutuhkan sinar matahari tidak langsung untuk mencegahnya cepat kering. Untuk penyiraman kamu cukup melakukannya seminggu sekali agar tanah sedikit lembab. Sediakan kayu sebagai tempat merambat.

Untuk proses propagasi atau penyebaran bisa dilakukan dengan cara stek, yaitu dengan memotong bagian batang monstera dewasa kemudian masukkan ke dalam mangkuk berisi air lalu biarkan hingga tumbuh akar.

Jika akar sudah tumbuh kamu bisa memindahkannya ke tanah. Jangan lupa untuk menjauhkan tanaman ini dari hewan peliharaan.Itulah macam macam Janda Bolong atau monstera yang bisa kamu jadikan sebagai hiasan di rumah kamu. Karena bentuknya yang kecil kamu bisa masukkan tanaman ini ke dalam pot dan meletakkannya di ruang tamu. kamu bisa merapikan daun tanaman ini jika sudah tinggi untuk menjaganya tetap rapi.

Share this:

Tinggalkan komentar