Ini Dia Teknik Menyiram Tanaman Dengan Tepat

Kamu penghobi tanaman? Sudah tahu, berapa kali sehari menyiram tanaman? Sehari 2 kali atau sehari 3 kali?

Umumnya, menyiram tanaman itu 2 kali sehari saat pagi dan sore. Akan tetapi, buat kamu yang hobi menanam, jangan asal guyur saja ya kawan. Karena, setiap tanaman memiliki kebutuhan air yang berbeda-beda. Tergantung jenis, usia tanaman, dan cuaca.

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk melakukan penyiraman? Berapa kali intensitasnya dalam sehari? Simak aturan penyiraman yang tepat di bawah ini.

Waktu Menyiram Tanaman yang Tepat

Bukan sekedar mengguyur, ada waktu dan intensitas tertentu dalam menyiram tanaman. Lalu, berapa kali sehari menyiram tanaman?

Penyiraman Tanaman Berdasarkan Jenisnya

Perlu kamu tahu, secara umum menyiram tanaman yang baik pada waktu pagi hari dan sore hari. Namun, kamu juga harus memperhatikan jenis tanamannya.

Untuk jenis tanaman dewasa, kamu bisa menyiramnya sehari 3 kali sebanyak 250 ml per penyiraman.

Sedangkan, untuk tanaman yang tidak perlu banyak air, kamu bisa menyiramnya dua kali sehari.

Waktu Penyiraman Berdasarkan Usianya

Usia tanaman yang masih kecil, intensitasnya hampir sama dengan tanaman dewasa. Yaitu, sehari 2 kali saat pagi dan sore.

Hanya saja, volume airnya yang lebih sedikit. Paling tidak 100 ml untuk sekali penyiraman usia muda.

Sedangkan, untuk tanaman dewasa, intensitas penyiramannya 2 kali sehari dengan kapasitas 250 ml per penyiramannya waktu pagi dan sore.

Menyiram Tanaman Berdasarkan Cuaca

Tanaman memang butuh air namun jika terlalu banyak justru akan membuat tanaman mati.

Artikel Terkait:  Cara Merawat Tanaman Hias Agar Sehat dan Tumbuh Subur

Saat musim hujan, penyiraman dilakukan sehari sekali. Baik itu tanaman dewasa ataupun yang masih kecil untuk mencegah busuk akar karena kelebihan air.

Penyiraman Berdasar Kondisi Tanaman

Penyiraman juga perlu menyesuaikan kondisi. Jika tanaman tampak layu, terutama pada siang hari, maka tambahkan volume penyiraman air di pagi hari tanpa menyiram di sore harinya.

Penyiraman Berdasarkan Jam

Saat pagi hari, usahakan lakukan penyiraman sebelum jam 07.00. Sedangkan, waktu sore hari, penyiraman lebih baik kamu lakukan setelah jam 15.00.

Hal ini dilakukan mengingat waktu-waktu tersebut, stomata daun tanaman mengalami perubahan. Yakni, membuka saat pagi dan menutup saat sore hari. Sehingga, kebutuhan air akan selalu tercukupi.

Dampak Menyiram Tanaman Siang Hari

Umumnya, waktu yang tepat menyiram tanaman adalah saat pagi dan sore hari. Tapi, bagaimana jika penyiraman dilakukan di siang hari? Adakah dampaknya? Yuk, kita bahas.

Seringkali, sebagian orang yang hobi berkebun menyiram tanaman di waktu siang yang panas. Niatnya agar tanaman tidak kepanasan karena teriknya matahari. Tapi, tunggu dulu. Apakah menyiram tanaman siang hari itu baik? Adakah dampaknya bagi tanaman?

Sebenarnya, penyiraman tanaman harus dilakukan secara teratur, terutama saat musim tanam, yakni pada pagi dan sore.

Tentu, menyiram tanaman di sore atau pagi hari bertujuan untuk menjaga agar suplai air selalu terjaga. Khususnya saat musim kemarau.

Lalu, bagaimana jika penyiraman dilakukan saat cuaca sedang terik? Adakah efeknya bagi pertumbuhan tanaman?

Sebenarnya menyiram berbagai jenis tanaman saat siang, tidak ada larangan. Hanya saja, akan ada efek yang muncul jika penyiramannya dilakukan saat siang hari. Antara lain :

Terjadi Penguapan Tinggi

Saat kamu menyiram tumbuhan ketika siang hari di panas yang terik, akan terjadi penguapan tinggi.

Artikel Terkait:  Menjaga Kelembaban Tanaman Hias

Tentu, kondisi ini memicu kandungan air yang dibutuhkan tanaman mengalami penguapan sebelum terserap oleh akar.

Maka, menyiram tanaman tengah hari saat musim kemarau rasanya kurang tepat. Cara terbaiknya, berikan air ekstra di waktu pagi agar pasokan air tetap terjaga dari pagi sampai sore.

Memicu Pengerutan Sel Tanaman

Akibat menyiram tanaman di siang hari juga berdampak pada kondisi pengerutan sel tanaman. Terutama sel-sel pada daun.

Jika dibiarkan dalam kondisi cuaca panas maka justru sel akan pecah. Sehingga, bila hal ini terulang, nantinya tanaman akan cepat mengalami kerusakan dan mudah layu.

Kelebihan Air

Perlu kamu tahu, proses fotosintesis pada tanaman yang paling optimal, terjadi pada pagi hari.

Karena, intensitas fotosintesis mengalami penurunan saat siang. Sehingga, air yang berguna untuk fotosintesis tanaman yang kamu tambahkan saat menyiram di siang hari, kemungkinan besar tak akan terserap semua.

Memicu Jamur Akar

Adanya pasokan kelebihan air yang tak terserap semua, justru akan memicu tumbuh kembangnya jamur. Kondisi ini justru akan membuat tanaman cepat mati dan sulit berkembang.

Busuk Akar

Selain jamur, menyiram waktu siang tanpa melihat kondisi tanaman justru juga memicu busuk akar. Hal ini disebabkan karena air tak diserap semua oleh tanaman.

Sehingga, kelembaban pada akar tanaman tinggi yang berpotensi menimbulkan busuk akar.


Selain waktu penyiraman, kamu juga harus cermat memilih jenis air untuk menyiram tanaman. Akan lebih baik jika kamu menggunakan air sumur yang lebih aman.

Jadi, kamu sudah tahu kan, berapa kali sehari menyiram tanaman? Pastikan untuk menyesuaikan jenis, usia, cuaca, kondisi tanaman, dan jam yang tepat ya.

Sampai di sini jelas. Menyiram tanaman siang hari itu tidak direkomendasikan. Mengingat akan berdampak kurang baik pada tanaman itu sendiri.

Mampir Yuk ke Tokopedia
& Instagram Bercocok

Kamu yang lagi cari tanaman dan perlengkapan berkebun lainnya, Yuk kunjungi tokopedia dan instagram bercocok.

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest

Seberapa suka kamu dengan artikel ini?

Artikel Lainnya

© 2021 Bercocok.id • Built with