Hama Tanaman yang Sering Kamu Jumpai, Waspadai!

Di masa pandemi, bercocok tanam bisa menjadi alternatif hobi yang menarik. Selain menyegarkan mata juga membuat lingkungan rumah lebih sehat. Akan tetapi, kamu perlu waspada serangan hama tanaman yang bisa merusak tanamanmu.

Apa saja jenis hama pada tanaman yang sering kamu jumpai dan solusinya? Ayo simak penjelasannya.

Apa itu Hama Tanaman?

Menurut situs resmi Kementerian Pertanian, hama dapat berarti hewan yang merusak tanaman atau hasil tanaman karena aktivitas hidupnya.

Hama bisa bermacam-macam, dapat berupa serangga ataupun hewan lainnya.

Akan sayang sekali jika tanaman kita sudah besar dan justru rusak karena hama. Hama pada tanaman bisa menyebabkan tanaman mudah mati dan terkena berbagai penyakit.

Agar dapat mengatasinya dengan efektif, kita perlu mengenali macam-macam hama tanaman.

Ada beberapa macam hama yang sering mengganggu tanaman hias dan tanaman tani. Hama yang sering mengganggu tanaman tani dan perkebunan misalnya wereng, tikus, dan burung.

Sedangkan jenis hama tanaman pada tanaman hias misalnya ulat dan kutu putih.

Hama pada Tanaman Hias

Pada tanaman hias, umumnya hama yang mengganggu berupa serangga. Berikut ini macam-macam jenis hama tanaman hias yang bisa kita jumpai serta cara pengendaliannya.

Kutu Putih

Salah satu hama yang paling sering kita temukan adalah kutu putih. Kutu putih dapat menyerang berbagai macam tanaman seperti sayur dan buah-buahan dan juga tanaman hias seperti aglonema, kaktus, sukulen, dan begonia.

Kutu putih biasanya ada di bawah daun dan hidup dengan menghisap nutrisi dari daun. Hama ini juga dapat terbang sehingga penyebarannya cepat.

Artikel Terkait:  Macam-Macam Jenis Tanaman Ficus Elastica

Gejala serangan kutu putih yaitu adanya gerombolan seperti kapas pada batang, bawah daun, ketiak daun atau di pucuk.

Lalu, daun-daun yang masih muda menjadi kuning dan keriting.

Cara mengatasinya dengan menyiramkan campuran deterjen dengan air pada bagian yang terkena.

Bisa juga dengan pestisida yang mengandung imidacloprid atau menggunakan minyak mimba. Kita juga harus segera memotong bagian yang terkena agar hama tidak menyebar.

Ulat

Ulat adalah jenis hama tanaman yang paling umum menyerang. Jenisnya macam-macam seperti ulat bulu, ulat grayak, ulat kastor, dan lain-lain.

Ulat banyak menyerang daun-daunan. Hama ulat biasanya paling banyak di pergantian musim dan akhir musim penghujan.

Gejala hama ulat yaitu daun yang berlubang-lubang dan rontok. Ulat juga bisa menyebabkan kerusakan pada buah dan akar.

Cara membasmi ulat adalah dengan menggunakan pestisida. Bisa juga dengan menanam tanaman yang beraroma menyengat dan tidak disukai ulat.

Kutu Perisai

Kutu sisik atau kutu perisai juga menyerang dedaunan pada tanaman hias. Tanaman yang dapat terkena kutu perisai misalnya aglonema.

Gejala hama kutu perisai adalah adanya bercak-bercak kuning pada daun dan buah serta ranting yang menjadi kering. Penyebaran kutu ini juga sangat cepat dan bisa menyebabkan penuaan dini pada tanaman.

Cara mengendalikannya adalah dengan menggunakan pestisida.

Belalang

Belalang juga cukup banyak merusak tanaman. Tanda-tanda tanaman rusak karena belalang adalah daun-daunnya yang berlubang-lubang.

Belalang bisa kita tangkap di pagi hari saat tanaman masih basah dengan embun. Sayap belalang yang basah menyebabkannya sulit kabur.

Selain itu hama ini bisa juga kita atasi dengan pestisida atau membiarkan pemangsa alami belalang seperti kodok dan burung ada di taman kita.

Artikel Terkait:  Inspirasi Tanaman Untuk Hiasi Taman Rumah

Aphid

Aphid atau kutu daun dapat kita temukan di sayur-sayuran dan tanaman hias. Umumnya hama ini banyak pada awal musim kemarau.

Aphid senang tinggal di bawah daun-daun muda dan pucuk-pucuk daun.

Gejala hama aphid berupa daun-daun yang kisut dan mengkerut. Daun juga menjadi kuning dan layu.

Aphid juga sering menyebabkan adanya jamur kehitaman pada permukaan daun.

Mengatasi kutu daun bisa kita lakukan dengan memotong bagian-bagian yang terkena dan menyiramkan pestisida.

Bisa juga dengan memelihara hewan pemangsa kutu daun seperti kepik atau tawon.

Fungus Gnats

Fungus gnats atau agas adalah serangga menyerupai nyamuk yang sering bertelur di tanaman hias. Larvanya dapat merusak tanaman.

Gejalanya yaitu muncul bintik-bintik hitam pada bunga. Hama ini menyukai tempat yang lembab dengan drainase buruk.

Cara pengendaliannya dengan menyemprotkan insektisida. Selain itu dengan menjaga media tanam agar tidak terlalu lembab sehingga tidak mengundang agas.

Tungau Laba-Laba / Spider Mites

Hama ini sering membuat sarang berupa jaring laba-laba di dedaunan. Umumnya tungau laba-laba menyukai sudut-sudut taman yang berdebu dan kurang terawat.

Gejala hama ini adalah bintik-bintik putih hingga kuning pada daun.

Cara pengendaliannya adalah dengan akarisida khusus untuk membasmi tungau, laba-laba, dan caplak. Sebab, hama ini cukup kebal terhadap pestisida biasa.


Itulah sebagian jenis-jenis hama yang sering kamu jumpai di tanaman.

Jika kamu memiliki tanaman hias di rumah, waspadalah terhadap hama-hama tersebut agar tanamanmu tumbuh sehat tanpa penyakit.

Mampir Yuk ke Tokopedia
& Instagram Bercocok

Kamu yang lagi cari tanaman dan perlengkapan berkebun lainnya, Yuk kunjungi tokopedia dan instagram bercocok.

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest

Seberapa suka kamu dengan artikel ini?

Artikel Lainnya

tanaman varigata

7 Tanaman Varigata Mahal Banyak Peminatnya

Siapa yang tidak kenal tanaman varigata. Tanaman ini tergolong yang paling banyak penggemarnya dikalangan pecinta tanaman. Dengan keindahannya sebagai tumbuhan hias, maka tidak

© 2021 Bercocok.id • Built with