Cara Merawat Tanaman Hias Agar Sehat dan Tumbuh Subur

Tren merawat tanaman hias kini kian ramai di masyarakat. Semoga terus menjadi kegiatan yang positif. Tentunya dalam memelihara tanaman hias, kita juga harus tahu cara merawat tanaman hias.

Ada beberapa tanaman yang memerlukan perhatian khusus dalam perawatannya, tetapi ada juga lho tanaman yang low maintanace atau tidak terlalu rewel.

Berikut akan bercocok rangkum apasaja tips dan trik dalam merawat tanaman hias.

Cara Merawat Tanaman Hias Agar Tumbuh Subur

Kenali sifat dan kebutuhan tanaman

Setiap tanaman memiliki karakteristik yang berbeda beda. Ada yang menyukai banyak air, ada juga yang menyukai sedikit air. Ada yang bisa terkena matahari langsung dan ada yang tidak bisa terkena sinar matahari langsung.

Maka dari itu langkah pertama yang harus kamu perhatikan adalah kenal dulu dengan karakteristik tanamanmu.

Gunakan Media Tanam yang Tepat

Media tanam merupakan salah satu faktor yang penting dalam bercocok tanam. Perhatikan campuran media tanammu. kuncinya media tanam yang baik untuk tanaman adalah yang memiliki Ph di atas 6.5.

Pastikan media tanam tidak terlalu padat, dan memiliki porositas yang baik. Selain itu harus bisa mengikat air agar terus lembab.

Memiliki Sirkulasi Udara yang Baik

Bukan berarti tanaman hias tidak bisa kamu letakan di dalam rumah. Jika kamu meletakan tanaman mu di dalam rumah perhatikan sirkulasi udaranya. Pastikan memiliki jendel atau pintu tempat keluar masuknya angin.

Atau cara mudahnya jika kamu berada dalam ruangan tersebut dan merasa gerah atau pengap maka tanaman mu juga tidak akan sehat jika kamu letakan disana.

Kelembaban Udara

Untuk menyiasati kelembaban udara pada tanaman kamu bisa meletakan air humidifier di dekat tanaman mu. Atau kamu bisa misting tanamanmu dengan durasi yang sebentar dan jangan membasahi tanah.

Atau kamu juga bisa meletakan tanaman secara berkelompok. Apalagi jika kamu memiliki Calathea.

Artikel Terkait:  Jenis Tanaman Merambat Berdasarkan Tempatnya

Kalau kamu penasaran berapa kadar kelembaban di lingkungan mu dalam bercocok tanam, kamu bisa membeli ukur kelembaban di toko online favorite mu.

Jemur Teratur Tanaman Hias

Jemur disini bukan berarti ketika ada matahari terik ya. Jika kamu meletakan tanaman mu di dalam ruangan, pastikan tanaman kamu tetap harus terkena cahaya matahari pagi atau sore.

Minimal 1 kali seminggu kamu meletakan tanamanmu di luar ruangan untuk mendapatkan sinar dan udara yang lebih baik.

Beri Pupuk Secukupnya

Selanjutnya dalam merawat tanaman hias adalah memenuhi kebutuhannya dengan pupuk, sama seperti manusia yang terkadang membutuhkan vitamin. Tanaman pun seperti itu. Pupuk mendukung pertumbiuhan tanaman mu agar lebih sehat.

Pupuk juga dapat memberikan nutrisi yang cukup baik untuk keseluruhan bagian tanaman. Ada beberapa jenis pupuk salah satunya yaitu slow release dan fast release.

Kamu juga bisa lho memanfaatkan pupuk organik seperti cangkang kulit telur, dedauan, dan lain-lain.

Pangkas Tanaman Hias atau Pruning

Kamu tak perlu ragu untuk memangkas tanaman mu, karena dengan metode purning atau memangkas tanaman akan membuat tanaman mu tumbuh menjadi lebih rimbun.

Dengan cara dipangkas, tanaman akan menumbuhkan tunas-tunas baru. Selain itu jika menemukan daun yang sudah atau mulai menguning tidak usah ragu untuk menagkasnya.

Kamu tidak udah menunggu daun itu kering dengan sendirinya, hal ini dapat membantu tanaman lebih cepat menumbuhkan tunas baru dan fokus kedaun yang baru.

Jangan Overwatering

Sebagian besar pemula sering sekali mengalami masalah overwatering atau terlalu sering menyiram tanaman.

Jika kamu belum hapal dengan pola penyiraman, sebaiknya kamu menyiram tanaman dengan rentan waktu 3-4 hari sekali.

Sebelum menyiram, kamu juga bisa mengecek media tanam mu dengan memasukan jari kedalam media tanam. Jika kamu rasa masih basah maka tidak perlu kamu lakukan penyiraman.

Jika kamu kurang yakin, kamu juga bisa nih menggunakan Digital Soil Analyzer untuk mengecek apakah media tanaman masih basah atau sudah kering.

Lakukan Repotting

Faktor penting lainnya yang tak kalah penting adalah mengganti pot untuk menyesuaikan dengan kondisi akar tanaman.

Jika pot sudah kalah besar tanaman tandanya kamu harus segera menggantinya agar pertumbuhan tanaman mu lebih maksimal.

Artikel Terkait:  Kenali Penyebab Akar Tanaman Busuk dan Solusinya

Pilihlah pot yang memiliki drainase yang baik dengan lubang yang cukup besar dan banyak dibawahnya. Biasanya repotting pada tanaman dilakukan sekitar 3 sampai 6 bulan sekali.

Menghilangkan Debu Dari Tanaman

Jika kamu meletakan tanaman di teras rumah atau sebagai dekorasi ruangan maka kamu harus menjaga tanaman kamu dari debu. Kamu bisa membersihkannya dengan lap dan air bersih.

Agar tanamanmu selalu tampil cantik, ada tips tambahan untuk membuat daun tanaman mu selalu berkilau.

Gunakan neem oil atau kilap daun, sudah banyak seller tanaman hias yang menjual kilap daun dan sejenisnya agar tanamanmu selalu enak di pandang.

Semprot Hama dengan Rutin

Walaupun kamu merasa tanaman mu tidak terkena hama, tetapi penyemprotan pestisida secara rutin harus dilakukan minimal sebulan sekali. Hal ini dilakukan untuk tindakan preventif.

Lebih baik mencegah dari pada tanamanmu sudah dihinggapi hama. Pestisida di gunakan untuk hama seperti kutu putih, spider mites, dan lain-lain.

Selain pestisida tanamanmu juga memerlukan fungisida dan insektisida. Fungisida berfungsi sebagai pengendali jamur pada tanamanmu.

Insektisida berfungsi sebagai pengendali serangga, biasanya insektisida dicampurkan pada media tanam untuk mengurangi cacing dan serangga pada media tanam.

Kenali penyakit tanaman

Kamu juga perlu nih mengetahui beberapa jenis tanda bahwa tanamanmu terkena penyakit. Beberapa penyakit yang perlu diwaspadai ialah embun tepung yang tanda-tandanya terlihat bintik putih pada daun.

Lalu jamur pada daun, tanda-tandanya muncul bercak kuning, coklat, atau hitam pada daun.

Setelah itu hal yang sering sekali dialami oleh plant parent adalah busuk akar, tandanya tanaman mu akan layu seperti belum disiram. Namun jika kamu bongkar media tanam akarnya yang bermasalah seperti lembek dan berwarna gelap. Hal ini disebabkan oleh overwatering.


Itu dia 12 tips cara merawat tanaman yang bisa kamu terapkan dengan mudah sebagai pemula atau yang sudah berpengalaman. Mungkin terasa banyak sekali ya hal yang perlu diperhatikan.

Tetapi jangan merasa bingung, karena seiring berjalannya waktu kamu akan paham dengan sendirinya. Seperti dalam hal menyiram tanaman, lama kelamaan kamu akan menemukan pola tersendiri untuk menyesuaikannya.

Mampir Yuk ke Tokopedia
& Instagram Bercocok

Kamu yang lagi cari tanaman dan perlengkapan berkebun lainnya, Yuk kunjungi tokopedia dan instagram bercocok.

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on pinterest

Seberapa suka kamu dengan artikel ini?

Artikel Lainnya

Janda bolong variegata

Janda Bolong Variegata, Jepang Vs Lokal

Pecinta variegata wajib punya yang satu ini. Tak bisa dipungkiri ya, tanaman Janda Bolong memang selalu menarik karena bentuknya yang unik. Beberapa tahun

© 2021 Bercocok.id • Built with