Cara Merawat Anthurium Agar Subur dan Berbunga

Anthurium adalah salah satu jenis tanaman hias yang sedang populer di Indonesia. Berikut ini cara merawat Anthurium agar subur dan berbunga.

Anthurium menjadi salah satu jenis tanaman hias yang sedang banyak diminati oleh orang-orang dan menyebabkan harganya naik mencapai puluhan juta. Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai cara merawat Anthurium. 

Merawat tanaman hias kini memang tengah menjadi hobi baru masyarakat Indonesia sejak dilanda pandemi Covid-19. Orang-orang mulai ramai mengisi rumahnya dengan berbagai jenis tanaman hias salah satunya Anthurium.

Bentuknya yang cantik, serta warna bunganya yang menawan ini membuat orang berbondong-bondong ingin memiliki dan memajangnya di rumah. Harga yang mahal pun tidak menjadi hambatan untuk tetap mengoleksinya.

Tanaman yang memiliki ciri khas berdaun lebar ini mempunyai banyak jenis seperti Anthurium Regale, Anthurium Metallicum, Anthurium Forgetii, Anthurium Clarinervium, Anthurium Crystallinum, Anthurium Magnificum, Anthurium Veitchii, dan Anthurium Warocqueanum.

Namun, yang populer, yaitu gelombang cinta dan kuping gajah yang memiliki harga jual yang cukup fantastis.

Berikut ini 5 Cara Merawat Anthurium agar tumbuh subur dan rajin berbunga. Simak artikelnya sampai habis ya.

Pilih Lokasi yang Tepat

Tanaman hias Anthurium termasuk kedalam indoor plant yang hidup di iklim tropis lembab dan kering. Maka dari itu, pilihlah lokasi penempatan yang tepat.

Letakan tanaman hias Anthurium di teras rumah atau ruangan yang dekat dengan  jendela. Usahakan agar tanaman tidak tersorot matahari secara langsung. Pilihlah tempat yang teduh, namun masih terdapat sinar matahari.

Pilih Media Tanam yang Baik

Setelah memilih lokasi yang tepat, tahap selanjutnya adalah memilih media tanam yang baik dan pas untuk pertumbuhan dan perkembangan Anthurium.

Artikel Terkait:  Jenis Anthurium, “Si Kuping Gajah” Apa Saja Sih?

Pilihlah media tanam yang dapat menyaring air keluar sehingga tidak ada genangan air. Jenis tanaman hias Anthurium akan cepat membusuk apabila media tanamnya itu mudah tergenang air.

Beberapa media tanam campuran yang tepat untuk merawat Anthurium adalah cacahan pakis, sabut kelapa, sekam, dan kulit kayu kering.

Campuran media tersebut dapat berfungsi sebagai penambah unsur hara dan juga dapat membuat media tersebut agar tidak terlalu padat. Kamu bisa mencampurkan media tersebut dengan perbandingan 1:1:1.

Lakukan Penyiraman

Proses penyiraman pada tanaman hias Anthurium sebaiknya tidak usah terlalu sering karena genangan air banyak dapat merusak akar Anthurium.

Lakukan penyiraman secara rutin saat terjadi musim kemarau agar kebutuhan airnya tetap terjaga.

Sementara saat musim hujan, jika kamu meletakan tanaman hias Anthurium di pekarangan rumah yang terkena langsung air hujan, kamu tidak usah repot untuk menyiramnya lagi. Namun tetap perhatikan jumlah air yang masuk kedalam tanaman hias Anthurium, pastikan tidak terlalu banyak agar bagian akarnya tidak membusuk.

Sterilisasi

Teknik sterilisasi ini berguna agar tanaman hias Anthurium tidak mudah terkena hama dan penyakit. Tindakan sterilisasi ini diperlukan mengingat akar tanaman hias anthurium yang mudah sekali membusuk.

Cara melakukan sterilisasi ini cukup mudah, kamu hanya perlu menjemur media tanam tersebut dibawah sinar matahari  agar tidak terlalu basah.

Namun sebelum menjemur, lakukan sangrai media tanam terlebih dahulu. Jika menggunakan cara kimia. kamu cukup menaburkan furadan pada media tanam sesuai dengan dosis yang ada pada kemasan.

Penanganan Hama dan Penyakit

Tanaman hias Anthurium memang terkenal sebagai tanaman hias yang tahan dari serangan hama dan penyakit. Namun, hal tersebut tidak membuat tanaman tersebut kebal terhadap hama dan penyakit.

Artikel Terkait:  Jenis Anthurium, “Si Kuping Gajah” Apa Saja Sih?

Ada kemungkinan tanaman hias anthurium bisa terkena hama dan penyakit. Sebelum hal itu benar terjadi, sebaiknya kamu sudah melakukan antisipasi.

Beberapa hama yang biasanya menyerang tanaman hias anthurium adalah semut dengan jumlah yang banyak, laba-laba merah atau biasa disebut spider mite yang merusak dengan cara menghisap cairan daun dan batang.

Kemudian yang terakhir fungus gnat yakni nyamuk berwarna hitam yang senang bersarang pada tanaman hias anthurium. Setelah diserang biasanya kuncup bunga akan membusuk dan warna daun menjadi berbintik hitam.

Guna mengendalikan hama dan penyakit tersebut, kamu bisa memindahkan tanaman hias anthurium ke tempat yang jauh dari sarang semut atau bisa dengan memberikan obat anti semut.

Apabila kamu melihat ada jaring laba-laba pada daun anthurium, segera lap menggunakan kain basah pada daun tersebut agar laba-laba merah itu tidak bersarang.

Selanjutnya bisa juga dengan cara memberikan insektisida pada tanaman hias anthurium bila tanaman kamu itu terserang fungus gnat.


Itu dia 5 Cara Merawat Anthurium agar tumbuh subur dan rajin berbunga. Bagaimana mudah bukan?. Semoga artikel ini bermanfaat ya, selamat berkebun.

Share this:

Tinggalkan komentar