13 Jenis Media Tanam dan Masing Masing Manfaatnya

Kenali berbagai jenis media tanam dan masing masing manfaatnya di artikel berikut untuk menunjang pengetahuan dan skill dalam perawatan tanaman hias di rumah.

Berkebun tidak lepas dari pemilihan media tanam. Dari tanaman hias sampai hortikultura, semuanya tentu membutuhkan media tanam yang tepat. Berikut ini kami akan paparkan jenis media tanam dan masing masing manfaatnya.

Jika membahas media tanam, mungkin yang terlintas di benak kamu adalah tanah, kompos atau humus. Tidak salah sih, ketiga bahan tersebut memang sangat populer di masyarakat kita.

Hanya saja, masih ada jenis jenis media tanam lain untuk budidaya tanaman. Beberapa diantaranya akan kita bahas nih di artikel ini.

Jenis –Jenis Media Tanam dan Manfaatnya

Media tanam terbagi dalam dua kelompok, yaitu bahan organik dan bahan anorganik. Keduanya berbeda dari segi unsur hara dan komponen pembentuknya. Selain itu, manfaat media tanam juga berbeda tergantung pada sifatnya masing-masing.

Bahan Organik

Media alami dari hasil fermentasi atau penguraian unsur organisme hidup, baik hewan maupun tumbuhan. Biasanya bahan organik didapat dari kegiatan pembusukan bagian dari tanaman atau kotoran hewan. Media tanam tanah adalah yang paling populer pada kelompok ini.

Senyawa organik dinilai lebih bagus karena mengandung unsur hara yang kompleks seperti mineral, oksigen serta karbondioksida.

Kompos

Media tanam tanah yang berupa hasil fermentasi atau uraian sisa organisme hidup dan limbah organik. Beberapa unsur pembentuknya adalah tanaman, kotoran hewan dan sampah organik. Kompos kaya akan unsur hara dan bermanfaat untuk membantu menyerap Nitrogen dalam tanah.

Keunggulan kompos yaitu dapat memperbaiki unsur tanah dan menunjang tumbuh kembang tumbuhan. Selain itu, kompos juga bersifat alami sehingga aman dan ramah lingkungan.

Arang

Sudah tahu arang bukan? Selain untuk bahan pembakaran, ternyata arang juga cocok menjadi tempat menanam yang bagus. Tapi, karena zat penyubur yang terkandung dalam arang cukup sedikit, biasanya media ini hanya menjadi bahan tambahan saja.

Arang sangat cocok untuk tanaman yang dapat tumbuh dalam kondisi lembab, misalnya anggrek. Beberapa manfaat arang bagi tanaman, yaitu:

  1. Dapat menyerap kadar air sehingga menjaga tingkat kelembaban.
  2. Mampu menetralisir zat racun yang terkandung dalam tanaman.
  3. Tidak rapuh sehingga terhindar dari jamur.
Artikel Terkait:  Inilah Cara Merawat Tanaman Janda Bolong Dengan Mudah

Humus

Seperti kompos, humus merupakan hasil dari proses pelapukan organisme hidup (hewan dan tumbuhan) yang sudah terurai. Manfaat utama humus adalah dapat menggemburkan sekaligus menyuburkan tanah.

Di samping itu, humus juga menjadi sumber yang pas untuk proses pertukaran ion dan bisa menahan kandungan hara. Hanya saja, humus sangat rentan akan jamur karena sifatnya yang mempersulit absorpsi air di dalam tanah.

Pupuk Kandang

Biasanya didapat dari kotoran atau tinja hewan ternak sehingga memiliki unsur mineral dan zat hara yang kompleks. Pupuk kandang mengandung zat penting serta mikroorganisme yang dapat membantu penyerapan unsur organik dalam tanah.

Sekam

Ada dua macam sekam yang lazim untuk menanam, yaitu sekam bakar dan sekam mentah. Sekam paling sering dipakai untuk wadah tabulampot dan tanaman hias. Namun, sekam biasanya hanya menjadi bahan tambahan atau campuran humus dan tanah.

Manfaat sekam diantaranya dapat memperbaiki karakteristik tanaman sekaligus membuat tanah gembur. Selain itu, sekam juga mengikat air dan mencegah tumbuhnya jamur.

Serabut Kelapa

Bahan tanam berupa sabut kelapa sangat bagus untuk wilayah dengan iklim tropis dengan cuaca yang kering. Hal ini dikarenakan sabut kelapa bersifat mengikat air. Sehingga baik untuk mempertahankan kelembaban tanaman.

Batang Pakis

Sumber bahan tanam berupa batang pakis yang sudah dipotong-potong, baik yang masih muda atau yang sudah kering. Batang pakis menjadi alternatif media tanaman sebab sifatnya menyerap air. Di samping itu, batang pakis bertekstur lunak dan tak menghalangi tumbuhnya akar.

Moss

Media tanam yang berupa lumut kering untuk berbagai tanaman cangkokkan. Fungsi dari media tanam ini adalah sebagai pengganti tanah atau serat.

Komposisi media tanam moss adalah dari tumbuhan lumut sejati atau lumut daun yang sudah dikeringkan. Biasanya banyak penjual menjajakan moss yang sudah siap digunakan.  

Bahan Anorganik

Media anorganik adalah bahan tanam dengan unsur mineral  yang didapat dari proses korosi atau alterasi komponen inti bumi. Keunggulan media ini adalah memiliki kandungan mineral yang sangat tinggi dan itu bagus untuk tanaman. 

Artikel Terkait:  Campuran Media Tanam yang Baik Untuk Tanaman Hias

Tanah Liat

Kelebihan tanah liat adalah bersifat padat dengan tekstur halus. Karakteristik demikian karena serat tanah liat terbilang sangat kecil. Hal ini dapat membantu dalam proses peresapan air.

Bahan ini berfungsi untuk menahan kelembaban tanaman karena dapat menyerap air dalam waktu yang lama. Namun, tanah liat tidak mengandung zat dan mineral yang cukup. Jadi, pemakaiannya harus dengan bahan lainnya. 

Pasir

Tanah pasir biasanya hasil muntahan vulkanik atau gunung berapi. Umumnya pasir dipakai sebagai media alternatif pengganti tanah.

Tapi kamu juga harus tahu bahwa pasir tidak memiliki zat baik yang cukup untuk tanaman. Sehingga butuh media tanam lain seperti tanah atau kompos.

Kerikil

Hampir mirip dengan tanah pasir, kerikil memiliki peran besar dalam mendrainase air sehingga mencegah kondisi lembab dan tumbuhnya fungi. Media ini bahkan dapat memaksimalkan sirkulasi udara dan air yang akan membantu perkembangan tanaman.

Meski demikian, kerikil tidak memiliki kandungan hara yang cukup banyak. Sehingga ada baiknya media ini juga dibarengi dengan penggunaan zat organik.

Spons

Termasuk media tanam untuk tanaman hias yang cukup populer di kalangan pecinta tanaman. Spons memiliki segudang manfaat untuk tanaman hias kamu. Salah satunya yaitu membantu proses penyerapan air bagi bunga atau tumbuhan.

Selain itu, spons juga berkarakteristik enteng, sehingga sangat fleksibel untuk rutin melakukan penggantian pot.

Gel

Media kristal polimer yang biasanya menjadi bahan utama tanaman hidroponik dan tanaman hias dalam rumah. Apa kelebihan menggunakan media tanam gel?

Pertama, gel adalah media praktis yang tidak membutuhkan perawatan ekstra seperti penyiraman dan pemupukan. Penggunaan gel juga menambah nilai keindahan tanaman dan sangat cocok untuk hiasan rumah.

Di samping sejumlah media tanaman anorganik di atas, kamu pun bisa memanfaatkan beberapa jenis bahan lain seperti:

  • Perlit dan vermikulit (untuk hidroponik)
  • Remahan batu bata
  • Styrofoam
  • Gabus

Nah, itulah tadi jenis media tanam dan masing masing manfaatnya. Bercocok juga pernah membahas tentang campuran media tanam yang baik untuk tanaman kamu, baca disini ya. Apakah kamu sudah menggunakan beberapa jenis di atas? Yang mana nih bahan favorit kamu? Jangan lupa komen di bawah ya. 

Share this:

Tinggalkan komentar